Wisata Seru di Kaliwatu Rafting

Kota Malang dikenal sebagai tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Ada berbagai obyek wisata yang bisa didatangi di kota ini, salah satunya adalah kaliwatu rafting. Panorama pegunungan yang asri dan alami tentunya akan membuat Anda merasa nyaman berada di Malang. Mengingat kondisi bentukan lahannya yang pegunungan, tak mengherankan jika kota ini memiliki banyak sekali tempat wisata rafting yang patut untuk Anda coba. Arum jeram adalah olahraga air yang dapat memacu adrenalin Anda. Bagaimana tidak? Di olahraga air ini, Anda akan diajak mengarungi derasnya air sungai dan bebatuan besar hanya dengan menggunakan perahu karet.

Image result for wisata kaliwatu batu malang

Menariknya, kaliwatu rafting ini berlokasi tidak begitu jauh dari alun-alun Kota Batu. Hanya dengan jarak kurang lebih 2 km, Anda sudah bisa menikmati serunya berwisata arum jeram di Kota Batu. Di tempat wisata ini, para wisatawan akan diajak melihat pemandangan alam dari sepadan Sungai Brantas. Jarak pengarungan di arum jeram ini berdurasi sekitar 3 jam dengan jarak kurang lebih 10 km.

 

Habiskan Waktu Liburan di Obyek Wisata Batu Rafting

Bagi Anda yang menyukai olahraga-olahraga yang dapat memompa adrenalin, batu rafting bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik. Mendaki gunung atau menjelajahi pantai tentunya sudah sangat biasa bukan? Oleh karena itulah memilih arung jeram dapat membuat liburan Anda di Kota Malang semakin menyenangkan. Setiap orang bertubuh sehat, tidak ada salahnya untuk mencoba arung jeram. Pasalnya arung Jeram dikategorikan sebagai suatu olah raga petualangan. Sebab selain membuat Anda berolahraga (mendayung), Anda juga akan diajak berpetualang dengan semua risiko-risikonya.

Kaliwatu rafting berlokasi di tengah perkotaan, jadi sangat mudah diakses oleh para wisatawan. Lokasi arung jeram ini berada di Desa Pandanrejo, Bumiaji, Kota Batu, Malang. Berbeda dengan obyek wisata arung jeram lainnya, arung jeram di Kaliwatu ini menawarkan sensasi yang lebih menantang dan juga memacu adrenalin. Selain karena Sungai Brantas dikenal dengan debit airnya yang deras, bebatuan yang sepanjang sungai ini juga terbilang besar sehingga cukup untuk membuat Anda histeris nantinya. Tak hanya melewati Sungai Brantas, para wisatawan juga akan dibawa mengelilingi Sungai Kaliwatu. Di sepanjang sungai ini, Anda bisa melihat keindahan alam yang sangat asri dan menakjubkan.

Kawasan wisata kaliwatu rafting dikelola oleh berbagai badan usaha. Sehingga para wisatawan bisa memilih sesuai dengan keinginan. Arung jeram di Kaliwatu ini mengusung konsep fun rafting, dimana para wisatawan akan diajak bersenang-senang dengan menyusuri rute rafting. Pada dasarnya, obyek wisata ini mengusung konsep pendidikan, perkantoran, olahraga air dan keluarga. Jadi sangat cocok untuk Anda yang ingin menghabiskan hari libur.

 

Kota Batu, Pusat Kaliwatu Rafting Malang

Saat berbicara tentang kaliwatu rafting, hal pertama kali yang akan muncul di benak Anda tentu saja Kota Batu. Seperti yang diketahui, Kota Batu seringkali disebut sebagai kota Pariwisata. Hal ini tentu saja keindahan alamnya yang memukau dan menarik hari. Sehingga tak mengherankan jika banyak wisatawan dari berbagai daerah, bahkan luar negeri yang rela datang jauh-jauh hanya untuk merasakan nikmatnya berwisata di Kota Batu Malang.

Image result for wisata kaliwatu batu malang

Salah satu obyek wisata paling populer di Batu yang patut untuk Anda dikunjungi adalah Rafting. Hal ini dikarenakan kaliwatu rafting adalah kegiatan yang sangat mendebarkan. Pasalnya, Anda harus memiliki nyali yang besar untuk bisa melawan dan menaklukkan dahsyatnya aliran Sungai Brantas yang deras. Belum lagi bebatuan besar yang akan ditemui di sepanjang aliran sungai yang pastinya akan jantung Anda berdebar lebih kencang.

Kota Batu Malang memiliki udara yang sejuk dengan pemandangan alam yang memukau dan sangat indah. Jadi jangan kaget jika selama mengarungi sungai di kaliwatu rafting ini, Anda akan menyaksikan keindahan pegunungan alamiah dengan pepohonan yang asri dan juga hijau.

 

Paket Kaliwatu Rafting Malang

Seperti yang sempat disinggung, kaliwatu rafting malang dikelola oleh beberapa badan usaha. Sehingga harga yang ditawarkan juga beragam tergantung dari fasilitas yang disediakan. Umumnya, harga weekend lebih mahal dibandingkan hari biasa. Meskipun demikian, adapula badan usaha yang tetap menarik tarif yang sama baik weekdays maupun weekend.

Saat Anda membeli tiket kaliwatu rafting, fasilitas yang disediakan biasanya berupa peralatan rafting meliputi pelampung, dayung dan helm, welcome drink, briefing pengarungan, penyusuran atau pengarungan dengan jarak 7 sampai dengan 10 Km, rafting guide, snack serta minuman hangat selama di rest area pengarungan, makan siang, dan shuttle finish untuk kembali ke basecamp. Mengingat bahwa kegiatan ini termasuk dalam olahraga ekstrim, maka tiket yang dibeli oleh para wisatawan juga termasuk asuransi.

Harga tiket kaliwatu rafting berkisar antara Rp 150 ribu sampai dengan Rp 250 ribu. Semakin banyak jumlah peserta atau rombongan yang Anda bawa maka semakin murah pula tarif arung jeram di Kaliwatu ini.

 

Rafting Batu Malang untuk Wisata Keluarga

Kaliwatu rafting sangat cocok untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Pasalnya, di sini terdapat pula Kids Rafting yang sangat aman untuk anak-anak. Rafting ini memang ditujukan untuk anak-anak mulai dari TK sampai dengan SD. Di Rafting kids ini, pengelola sangat mengutamakan prosedur keamanan yang ketat. Hal ini dilakukan agar para orang tua tidak terlalu mengkhawatirkan anak-anaknya. Menghabiskan waktu di arung jeram ini, anak-anak tentunya akan belajar untuk lebih berani, senang dengan lingkungan dan berlatih fokus. Pasalnya selama menyusuri sungai, anak diajarkan untuk bisa mendayung dengan baik dan memerhatikan sekelilingnya.

Kaliwatu rafting khusus anak ini sengaja dibuat di sungai yang tidak memiliki arus yang desar dan kejeraman yang tajam. Di samping itu, edukasi yang kental juga akan sangat terasa selama melewati rute kids rafting ini. Khusus untuk anak-anak, kegiatan arung jeram akan dilakukan dengan durasi sekitar 1,5 sampai dengan 2 jam. Jarak sungai yang akan diarungi berkisar 7 km. Selama melakukan pengarungan, anak akan diajak untuk menyusuri rute kontur Sungai Brantas. Rute ini melewati beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Kelurahan Sisir, Desa Pandanrejo dan Kelurahan Temas. Disamping itu, bagi anak-anak yang sudah agak lebih besar dan lebih profesional bisa mencoba rute rafting dengan tingkatan atau grade yang lebih tinggi. Dimana durasi yang harus dilakukan berkisar antara 2 sampai dengan 3 jam pada rute sungai yang jeramnya lebih tinggi dan deras.

Melihat ada beberapa tipe rafting batu malang yang bisa dicoba, tak heran jika tarif yang ditawarkan juga beragam. Ada area rafting grade 1, grade 2 dan seterusnya tergantung dari tingkat kemahiran peserta dan usianya. Sebelum melakukan arung jeram di kaliwatu rafting, para peserta pastinya akan mendapatkan pengarahan langsung dari instruktur terkait dengan dasar-dasar rafting. Umumnya, peserta yang baru pertama kali melakukan rafting akan diarahkan untuk melakukan rafting pada level grade 2. Sekedar informasi, level grade 2 ini cukup aman dan masuk dalam kategori khusus untuk fun rafting. Grade 2 sangat cocok untu rombongan keluarga dan rombongan perkantoran.

Setelah memberikan arahan tentang dasar-dasar rafting, instruktur akan mengarahkan Anda untuk memakai alat-alat keselamatan mulai dari rompi pelampung dan helm. Dalam satu perahu karet atau donut boat biasanya mampu memuat 5 orang. Tapi adapula perahu yang bisa menampung 5 orang lebih tergantung dari kapasitas beban yang dapat ditampung.

Arus Sungai Brantas pada dasarnya memiliki jeram yang terbilang sedang dan sangat cocok untuk Anda para pemula yang baru pertama kali mengikuti kaliwatu rafting. Selama 2 atau 3 jam tersebut, Anda tidak akan menyusuri sungai secara terus menerus. Karena pada beberapa titik, tersedia pemberhentian untuk para peserta beristirahat. Dengan begitu, peserta bisa melepaskan rasa lelahnya setelah lama menyusuri sungai yang menegangkan. Tak hanya bisa melepas lelah, Anda juga bisa berwisata petik jambu. Disini, Anda hanya perlu membayar dengan harga yang murah untuk bisa menikmati manis dan segarnya jambu yang baru dipetik.

Disamping itu, pada beberapa lokasi tersedia pula lokasi pemberhentian lain untuk para rafter yang ingin melakukan kegiatan lainnya selain kaliwatu rafting. Salah satunya adalah terjun bebas di bebatuan sekitar pinggir sungai. Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi yang lebih menegangkan, bisa mencoba menyewa donut boat di kegiatan rafting ini. Biaya sewa untuk donut boat ini berkisar

Rp 110.000 untuk setiap orangnya.

 

Akses Menuju Rafting Batu Malang

Obyek wisata rafting batu berlokasi sangat dekat dengan pusat kota Batu. Sehingga para wisatawan tidak akan merasa sulit jika ingin menghabiskan waktu di kaliwatu rafting ini. Untuk bisa sampai ke lokasi rafting, Anda bisa menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Pasalnya obyek wisata ini didukung dengan akses jalan yang cukup bagus untuk kendaraan. Tempat parkir yang disediakan juga mencukupi sehingga para wisatawan yang membawa kendaraan tidak perlu kebingungan menaruh kendaraannya. Apabila Anda pergi rafting di batu malang menggunakan kendaraan pribadi, maka dari alun-alun Batu arahkan mobil atau motor Anda ke Jalan Raya Pandanrejo. Dari jalan tersebut, jarak yang ditempuh untuk bisa sampai ke tempat rafting hanya sekitar 500 meter.

Namun, jika Anda pergi ke kaliwatu rafting menggunakan bis atau kendaraan umum maka bisa transit terlebih dahulu di Terminal Arjosari Malang. Nah, dari terminal Anda bisa naik angkot atau mikrolet jurusan dengan jurusan Batu-Songgoriti lalu turun di alun-alun. Mulai dari alun-alun, wisatawan bisa berjalan kaki atau naik ojek menuju lokasi.

Sejarah Arung Jeram di Dunia

Seperti yang diketahui, wisata arung jeram memang memiliki banyak sekali penggemar. Hal inilah yang membuat kaliwatu rafting selalu ramai dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun luar negeri.  Banyak penggemarnya yang mengatakan bahwa olahraga menantang ini bisa dijadikan sebagai obat kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Tak hanya itu, banyak pula wisatawan yang berpendapat bahwa arung jeram adalah kegiatan untuk menguji keberanian diri sendiri. Lantas, darimana asal mula adanya kegiatan arung jeram ini?

Sejarah arung jeram pada dasarnya sudah ada sejak dulu. Di Kalimantan, masyarakat tradisionalnya sejak dulu sudah sangat sering menyusuri sungai-sungainya yang jeram dan lebar dengan kondisi alam yang menantang. Bahkan di kalangan masyarakat sekitar, kegiatan arung jeram merupakan bagian dari kehidupannya sehari-hari. Tapi semakin berkembangnya zaman, kegiatan arung jeram ini dikemas dengan konsep yang lebih modern dan aman. Sementara di kaliwatu rafting sendiri, kegiatan arung jeram di konsep dengan tema edukasi, petualangan dan olahraga.

Di Amerika, kegiatan arung jeram dipelopori oleh seorang ilmuan bernama Mayor John Wisley. Pada tahun 1860-an, John Wisley memimpin ekspedisi di Sungai Colorado. Kala itu, ia menggunakan perahu kayu. Kemudian pada akhir abad XIX, diadakan pula ekspedisi yang dilakukan oleh seorang ilmuwan berkebangsaan Belanda dengan menyusuri sungai Mahakam dan Kapuas yang ada di Kalimantan. Sungai ini terkenal dengan sungainya yang jeram. Selama ekspedisi, ilmuan tersebut memakai perahu kayu yang dibuat oleh suku Dayak. Ekspedisi ini dilakukan selama 1 tahun lamanya.

 

Arung Jeram di Indonesia

Rafting di Kota Batu adalah salah satu tempat rafting yang banyak digemari oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri, sejarah petualangan menyusuri sungai ini dimulai pada tahun 1970-an. Awalnya, kegiatan arung jeram ini dikenal dengan nama ORAD atau Olah Raga Arus Deras. Olahraga ini dipelopori oleh pecinta alam Jakarta dan Bandung. Hingga saat ini, olahraga memacu adrenalin ini menjadi salah satu jenis olahraga petualangan yang paling banyak digemari oleh para pecinta alam.

Pada tahun 1975, ada sekelompok pencinta alam yang mengembangkan olahraga ini agar lebih dikenal masyarakat. Meraka melakukan ekspedisi dengan menyusuri Sungai Barito dan Sungai Mahakam bersama seorang pengacara profesional bernama Frank Morgan yang juga suka dengan kegiatan-kegiatan alam. Tak hanya itu, para pecinta alam tersebut juga melakukan ekspedisi di sepanjang Sungai Alas. Seiring dengan berjalannya waktu, peralatan dan perahu yang digunakan untuk kegiatan arung jeram ini semakin meningkat kualitasnya.

Sebelum kaliwatu rafting menggunakan perahu karet yang aman, para pecinta alam jaman dulu melakukan arung jeram hanya dengan menggunakan ban dalam kemudian meningkat menjadi perahu LCR milik tentara hingga sekarang River Raft atau perahu karet yang memang dikhususkan untuk menyusuri sungai. Kegiatan ekspedisi yang dilakukan oleh para pecinta alam membuat masyarakat semakin tertarik dengan kegiatan alam yang penuh dengan tantangan ini. Banyak pula para pecinta alam yang mengarungi berbagai sungai di Indonesia mulai dari Sungai Mahakam, Sungai Alas, Barito, Mamberamo bahkan Van Der Wall. Sementara di Pulau Jawa sendiri, sungai yang biasa dijadikan untuk arung jeram diantaranya adalah Sungai Citarik, Citatih, Cimanuk dan Cimandiri. Di Jawa Tengah ada Sungai Serayu, Elo dan Progo yang seringkali diarungi.

Dulu, kegiatan olahraga air ini banyak merenggut nyawa. Hal ini dikarenakan belum adanya standar baku terkait dengan kualitas peralatan dan keamanan untuk kegiatan arung jeram. Tapi semakin berkembangnya zaman, mulailah diterapkan standar khusus terkait dengan materi penyusuran, perlengkapan dan alat yang digunakan. Sejak adanya standar tersebut, olahraga air ini semakin diminati masyarakat. Apalagi dengan banyaknya badan-badan usaha arung jeram yang menyediakan asuransi kepada para peserta. Bahkan sekarang ini, juga sudah ada asosiasi pengusaha tempat wisata arung jeram yang semakin meningkatkan kualitas dan keamanannya demi kepuasan masyarakat.

Bagaimana? Tertarik menghabiskan waktu liburan di Kaliwatu rafting? Anda cukup mengunjungi Kota Batu, Malang maka Anda bisa merasakan serunya menyusuri sungai dengan pemandangan alam yang menawan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *